ALAT-ALAT INVESTASI
Thu, 31-Oct-2013 15:45:41
Dalam kehidupan sehari-hari, kita biasa menjumpai orang yang penghasilannya besar, namun tidak memiliki aset apa-apa dibandingkan dengan orang yang penghasilannya sedikit. Salah satu penyebabnya karena liabilitas (Pengeluaran) lebih tinggi dari pemasukan, hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup mewah, sehingga lupa menyisihkan sebagian penghasilan untuk masa depan.

Berbicara mengenai masa depan, hal ini terkait dengan investasi.

Investasi merupakan suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. (Wikipedia).

Investasi berarti pembelian (produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). (Teori Ekonomi)

Investasi diartikan sebagai penanaman uang atau di suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memproleh keuntungan. Pada dasarnya investasi adalah membeli suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Investasi juga dapat dikatakan sebagai suatu penundaan konsumsi saat ini untuk konsumsi masa depan. Harapan pada keuntungan di masa datang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan suatu investasi yang dilakukan.

Namun kurangnya pengetahuan dan pendidikan financial yang baik dan benar dari masyarakat indonesia tentang alat-alat investasi, produk-produk investasi, legalitas produk dan fungsi-fungsinya menyebabkan sampai saat ini masih banyak masyarakat yang menjadi korban dari oknum-oknum yang menjual produk - produk dari investasi bodong, Investasi legal namun syarat kepentingan dari oknum penjual "Nakal", Miss selling atau menjual dengan menonjolkan benefit tetapi menyembunyikan resiko yang sebenarnya atau bahkan yang paling profesional dengan cara menembus level emosional dari psikologis nasabah melalui kata-kata yang indah namun cenderung mengandung "sesuatu", sikap yang tenang, mantap dan meyakinkan namun tersembunyi niat buruk yang tak terlihat dan disertai harapan akan return besar yang diperoleh namun tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Kasus Antaboga, Bank Mutiara?

Jenis-Jenis Investasi
Dalam berinvestasi, terdapat dua macam jenis aset, yaitu Aset Riil dan Aset Finansial, yang sama-sama dapat dipertimbangkan sebagai sarana investasi dalam rangka mencapai tujuan keuangan Anda. Dalam berinvestasi, Anda harus ingat bahwa selalu terdapat risiko akan kehilangan modal Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui dengan benar aset-aset yang Anda pilih untuk berinvestasi.

1) Aset Riil
Aset Riil adalah aset yang memiliki wujud. Contohnya adalah tanah, rumah, emas, dan logam mulia lainnya. Berinvestasi pada Aset Riil merupakan hal yang umum dilakukan. Contohnya, Anda membeli rumah, dan kemudian menyewakannya sehingga mendapatkan pendapatan bulanan. Belum lagi ketika rumah itu selesai disewa dan harganya naik, Anda dapat menjualnya dan mendapatkan keuntungan. Anda akan mendapatkan banyak keuntungan dari berinvestasi di Aset Riil ini, karena meskipun harganya dapat naik-turun, tetapi dalam jangka panjang nilainya cenderung meningkat.

2) Aset Finansial
Aset Finansial merupakan aset yang wujudnya tidak terlihat, tetapi tetap memiliki nilai yang tinggi. Umumnya Aset Finansial ini terdapat di dunia perbankan dan juga di pasar modal, yang di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Indonesia. Beberapa contoh dari Aset Finansial adalah instrumen pasar uang, obligasi, saham, dan reksadana.

Beberapa jenis investasi, antara lain: 

TABUNGAN
Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan, melainkan disimpan dan akan digunakan di masa yang akan datang.

Menurut Undang-undang No. 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Keuntungan Tabungan
Dapat diambil sewaktu-waktu/mudah dicairkan dan tidak memiliki risiko. Tidak perlu dana yang besar untuk membuka rekening tabungan. Tabungan memiliki bunga yang memungkinkan dana Anda bertambah. Dapat menjadi indikator untuk mengajukan kredit.

Kekurangan Tabungan:
Bunga tabungan kecil, sehingga pertambahan dana begitu lambat. Sebagian tabungan dikenakan biaya administrasi sehingga kalau dana anda kecil, kemungkinan dana anda akan terus berkurang oleh biaya administrasi, saldo ditahan, biaya tutup rekening dan inflasi. Namun menurut saya pribadi tabungan tidak sesuai dengan definisi dari investasi itu sendiri dikarenakan biaya-biaya yang timbul akan menggerus bunga dari dana yang disimpan dibank.

DEPOSITO
Deposito adalah suatu bentuk investasi jangka pendek atau kurang dari satu tahun. Pengertian deposito menurut Pasal 1 butir 7 Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan yaitu Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank.

Keuntungan Deposito
Resiko sangat kecil. Bunga yang dapat diterima lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Tidak ada biaya administrasi bulanan dan ada jaminan dari LPS max 500 Juta.

Kekurangan Deposito
Setoran awal lebih besar. Tidak dapat dilakukan penambahan saldo tiap saat. Ada potongan pajak sebesar 20% biasanya dari bunga gross yang diterima. Tidak dapat dicairkan setiap saat jika tiba-tiba sangat diperlukan, jika terpaksa, maka biasanya anda akan dikenakan denda penalty, dan tergerus inflasi.

REKSADANA
Reksadana menurut Undang-Undang Pasar Modal tahun '95 adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Keuntungan Reksadana
Resiko kecil, karena Reksadana merupakan kekuatan investasi bersama. Hal ini dimungkinkan karena uang pemodal yang satu kemudian digabungkan dengan milik pemodal lainnya sehingga menciptakan kekuatan membeli yang jauh lebih besar dibandingkan jika seorang pemodal membeli sendiri.

Kenyamanan Berinvestasi, karena didukung oleh Manajer Investasi akan membantu investornya dalam membantu investor memperoleh informasi pasar dan menganalisa pasar modal. Setoran awal relatif kecil, bisa mulai dari Rp. 100.000,-

Kekurangan Reksadana
Walaupun produk reksadana merupakan produk diversifikasi, tidak menutup kemungkinan bahwa nilai unit penyertaannya akan turun. Resiko liquiditas dapat terjadi ketika perusahaan reksadana tidak memiliki dana tunai untuk membeli kembali unit penyertaan investornya, ada biaya fee beli atau pun jual kisaran 0,5%-2,5% fee beli dan 1%-3% Fee jual. 

OBLIGASI
Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh penerbit obligasi (perusahaan atau pemerintah) dari pemberi pinjaman (investor).

Keuntungan Obligasi
pemegang obligasi dapat memperjualbelikan surat obligasi yang dimilikinya.

Kekurangan Obligasi
Harga dari sebuah obligasi akan berubah pada arah yang berlawanan dari perubahan tingkat suku bunga, jika tingkat suku bunga naik, maka harga obligasi akan turun.

Sebagian perusahaan menetapkan untuk menarik atau membeli obligasi yang diterbitkannya pada harga dan waktu tertentu. Hal ini menyebabkan investor akan mengalami call risk di mana pada tanggal tertentu perusahaan penerbit obligasi akan menarik kembali obligasinya.

Risiko perusahaan tidak mampu membayar surat obligasi maupun risiko perusahaan tidak mampu mengembalikan pokok obligasi.

SAHAM

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. silahkan klik MENGENAL SAHAM.

Keuntungan Saham
Dividen, jika perusahaan untung besar, maka pemilik saham juga akan mendapat keuntungan yang besar. Capital Gain, yaitu selisih harga beli dengan harga jual.

Kerugian Saham

Capital Loss, kerugian jika harga jual saham lebih rendah dari harga beli. Tidak mendapatkan dividen jika perusahaan mengalami defisit anggaran ataupun bangkrut.

EMAS

Harga emas cenderung naik setiap tahun, itulah sebabnya banyak orang yang membeli emas kemudian menjualnya saat harganya naik. Bila hendak digunakan untuk investasi, emas yang dibeli hendaknya berupa logam mulia batangan atau koin daripada emas dalam bentuk perhiasan. Emas batangan atau koin tidak mengalami penyusutan atau ongkos pembuatan yang biasa dikenakan apabila kita menjual dalam bentuk perhiasan. Silahkan Klik untuk detailnya.
INVESTASI GOLD

Keuntungan Emas

Merupakan aset likuid atau aset yang mudah dijual.

Kerugian Emas

Sulit dalam penyimpanan karena bila tidak hati-hati dapat dengan mudah dicuri.

PROPERTI
Harga properti yaitu rumah dan tanah cenderung akan naik dari tahun ke tahun. Dengan membeli properti, dan menjualnya di kemudian hari akan mendatangkan keuntungan karena harga jualnya sudah naik.


Keuntungan Properti

Risiko kecil serta dapat disewakan sehingga dapat memberi penghasilan tambahan.

Kerugian Properti

Perlu dana yang besar untuk membeli rumah atau tanah. Properti bukan aset yang likuid karena tidak mudah untuk menjualnya bila suatu saat membutuhkan uang.
Dengan membaca jenis-jenis investasi di atas, maka Anda dapat dengan cermat memilih jenis investasi yang sesuai dengan keinginan Anda.


PEDOMAN MEMILIH INVESTASI

Investasi pasti selalu berkaitan dengan risiko.  Pasti anda sering mendengar istilah "High risk high return, high return high lost. So be careful in making investments. Investment in yours hands".  Setiap orang pasti ingin memaksimalkan keuntungan yang diperoleh dari berinvestasi. Ada beberapa hal yang menjadi pedoman untuk memilih investasi, agar tidak salah pilih yang dapat menyebabkan kita rugi.  Diantaranya yaitu:

1. Ketahui Tingkat Resiko Yang Anda Tanggung.
Setiap keputusan investasi harus mempertimbangkan resiko dan keuntungan. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, Anda harus siap untuk menanggung resiko yang besar juga. Sebaliknya, semakin rendah resiko yang ditanggung, semakin rendah pula tingkat keuntungan yang dapat diharapkan. sebaiknya disarankan lebih banyaklah membaca, riset dan analisa terlebih dahulu atau bertanya kepada orang-orang yang punya pengetahuan, pengalaman dan dapat anda percaya sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

2. Ketahui Jangka Waktu Investasi Anda.
Jangka waktu investasi anda dapat membantu Anda dalam menentukan berapa besar resiko yang dapat ditanggung. Pada umumnya, orang yang berinvestasi untuk jangka panjang dapat menanggung resiko yang lebih besar. Hal ini disebabkan investasi saham mengalami fluktuasi yang tinggi dari tahun ke tahun. Tetapi tingkat keuntungan rata-ratanya stabil untuk jangka panjang. Ada baiknya anda juga memantau sesekali perkembangan dari investasi anda melalui indeks regional atau berita-berita yang up to date, akan berguna bagi anda dalam mengmbil keputusan. Kapan take profit atau cut loss jika kondisi mendesak.
..::$ Keputusan ada ditangan anda $::..

3. Kenalilah Diri Anda.
Mengetahui jangka waktu investasi anda hanyalah sebagian dari proses untuk memilih investasi yang tepat. Anda juga harus memahami perusahaan anda tentang investasi dan apakah anda merasa tenteram dengan resiko yang dihadapi. Ajukan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut ini:

Dapatkah saya menanggung resiko atas berkurangnya nilai pokok investasi saya, walaupun hanya untuk sementara waktu?

Jika nilai investasi saya menurun drastis, dapatkah saya bertahan dan berharap nilainya akan kembali meningkat?

Sekali saya berinvestasi, akankah saya memeriksanya tanpa membuat perubahan besar?

Bila kebanyak jawaban anda adalah "tidak", anda mungkin tidak dapat merasa tenteram jika berinvestasi dalam saham. Apabila anda berinvestasi langsung dalam bursa saham anda harus dapat menanggung ketidakpastian dan fluktuasi pasar. Dengan kata lain, investasi dalam saham memerlukan daya tahan tinggi. Semakin panjang jangka waktu anda berinvestasi di saham, semakin besar kemungkinan pasar saham akan memberikan keuntungan yang anda harapkan. Kesimpulannya, jangka waktu akan memberikan kesempatan untuk merubah situasi pasar yang kurang menguntungkan.

4. Pelajari Keuangan Anda.
Untuk kebanyakan orang, investasi di reksadana hanyalah sebagian dari total asetnya. Jika investasi anda lebih banyak pada deposito berjangka, anda mungkin dapat mengambil resiko lebih besar untuk tingkat keuntungan yang lebih besar pula dari investasi pada reksadana atau saham Blue Chip dengan 5 kapitalisasi terbesar.

5. Evaluasi Kinerja Investasi Anda.
Banyak orang memilih reksadana berdasarkan keuntungan yang tinggi. Data histories membuktikan bahwa reksadana yang mempunyai kinerja bagus pada masa lalu tidak selalu memberikan kinerja sama pada masa yang akan datang. Kinerja masa lalu hanya menunjukan bagaimana Manajer Investasi dapat mencapai tujuannya.

6. Diversifikasi.
Pemodal yang professional setuju bahwa salah satu rahasia untuk mencapai tingkat keuntungan yang lebih baik secara konsisten adalah diversifikasi atau berinvestasi pada lebih dari satu reksadana. Diversifikasi adalah sebuah cara untuk mengendalikan resiko karena walaupun anda berinvestasi pada beberapa reksadana beresiko tinggi, bila nilai dari salah satu investasi tersebut menurun, nilai investasi yang lain mungkin naik. Investment : Don't put all your eggs in one basket.

7. Periksa Ulang Pilihan Investasi Anda.
Menikah, pensiun, mempunyai bayi adalah tahap siklus kehidupan yang dapat merubah kondisi keuangan anda. Periksa ulang pilihan anda agar tetap sesuai dengan perubahan siklus anda, sekaligus legalitas tempat dimana uang anda disimpan.


SELAMAT BERINVESTASI...!!! SEMOGA UNTUNG...!!!
..::$ Keputusan ada ditangan anda $::..
High risk high return, high return high lost.
So be careful in making investments. Investment in yours hands.


Good Luck & Do The Best
Tue, 22-Mar-2016 08:36:40
TIPS LI KA-SHING
Wed, 10-Feb-2016 11:18:26
CONSERVATIVE?
Thu, 19-Dec-2013 11:37:00
WARREN BUFFETT
Wed, 11-Dec-2013 16:37:03
LO KHENG HONG
Wed, 11-Dec-2013 16:13:56
10 JURUS WARREN BUFFETT
Thu, 31-Oct-2013 15:45:41
ALAT-ALAT INVESTASI
Thu, 29-Aug-2013 15:24:25
SIKLUS BELAJAR INVESTOR
Thu, 29-Aug-2013 15:24:03
MENGANALISA SAHAM
Thu, 29-Aug-2013 15:23:39
PLUS & MINUS SAHAM
Thu, 29-Aug-2013 15:22:52
APA ITU INVESTASI SAHAM?
Thu, 29-Aug-2013 14:45:34
SAHAM
Thu, 29-Aug-2013 13:39:36
MATERI PEMBAHASAN
Saham, Investasi, dan Pasar Modal - Saham dan Diskusi Saham, Bursa Saham, IDX, IHSG