INCO ~ Vale Indonesia Raih EBITDA US$235,7 Juta Pada 2018.
Fri, 01-Feb-2019 16:57:23
IQPlus, (01/02) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Jumat ini mengumumkan pencapaian kinerja yang telah diaudit untuk tahun 2018 dimana perseroan membukukan EBITDA sebesar US$235,7 juta terutama didorong oleh peningkatan harga realisasi dan kemampuan penerapan manajemen biaya yang hati-hati. Harga realisasi rata-rata pada tahun 2018 lebih tinggi 27% dibandingkan harga tahun 2017.

"Kenaikan harga tentunya membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan kami," kata Nico Kanter, CEO dan Presiden Direktur Perseroan. "Namun, apa yang membedakan adalah kemampuan kami untuk mengelola biaya secara hati-hati. Pada awal 2018, kami meluncurkan program tantangan US$50 juta target pengurangan biaya dalam tiga tahun. Sejak saat itu, kami telah melakukan serangkaian inisiatif untuk menghilangkan pemborosan operasional dan untuk meningkatkan efisiensi. Upaya itu telah berhasil menyumbang US$10,8 juta dari target US$50 juta pada tahun 2018."

PT Vale mencatat penjualan sebesar AS$776,9 juta di tahun 2018, naik sebesar 23% dibandingkan penjualan di tahun 2017 sebesar AS$629,3 juta. Harga realisasi rata-rata pengiriman nikel dalam matte di tahun 2018 sebesar AS$10.272 per ton, naik dari harga tahun 2017 sebesar AS$8.106 per ton. Beban pokok pendapatan Perseroan di tahun 2018 meningkat sebesar AS$50,1 juta atau 8% dari AS$622,8 juta di tahun 2017 menjadi AS$672,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar dan batubara.

Pada akhir tahun 2018 kami menerima izin eksplorasi untuk Blok Sorowako, Bahadopi dan Pomalaa. Perseroan juga menerima izin eksploitasi untuk Blok Sorowako, yang mengharuskan kami untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kehutanan. PNBP berlaku mundur sejak 2008, yang merupakan tahun penerbitan Peraturan Pemerintah No. 2/2008. Tanpa menyertakan pajak PNBP retroaktif satu kali, beban pokok pendapatan per metrik ton pada 4T18 akan turun sebesar AS$149 jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Penerbitan izin kehutanan yang telah lama dinanti ini memberikan kepastian hukum dan mengurangi risiko bisnis.

Kas dan setara kas Perseroan pada 31 Desember 2018 adalah sebesar US$301,1 juta, meningkat sebesar US$79,5 juta dari saldo 31 Desember 2017. Belanja modal pada tahun 2018 adalah sekitar US$99,0 juta, naik dari US$68,5 juta pada tahun 2017. Pada tahun 2018, PT Vale memproduksi 74.806 metrik ton nikel dalam matte, turun hampir 3% dari produksi tahun lalu sebesar 76.807 metrik ton. Penurunan ini terutama didorong oleh kandungan rata-rata nikel yang lebih rendah pada tahun 2018 dan dampak dari kegiatan pemeliharaan yang tidak terencana pada 3T18. (end)


Sumber : IQPlus
14-Jun-2019 Incocyle Technology Group Tawarkan 39,99% Saham IPO.
24-Apr-2019 INCO ~ Pendapatan Vale Indonesia Turun Jadi US$126,43 Juta.
01-Feb-2019 INCO ~ Vale Indonesia Raih EBITDA US$235,7 Juta Pada 2018.
24-Oct-2018 INCO ~ Vale Indonesia Raih Laba US$55,21 Juta Hingga September.
25-Jul-2018 INCO ~ Vale Indonesia Raih Kenaikan Pendapatan & Laba Hingga Juni 2018.
25-Apr-2018 INCO ~ Pendapatan Meningkat, Vale Indonesia Raih Laba Hinga Maret 2018.
27-Feb-2018 INCO ~ Meski Pendapatan Naik, Namun Vale Indonesia Catat Rugi Hingga Desember 2017.
26-Oct-2017 INCO ~ Vale Indonesia Raih Pendapatan US$448,70 Juta Dalam 9 Bulan.
24-Feb-2017 INCO ~ Pendapatan & Laba Vale Indonesia Turun Di 2016.
28-Oct-2016 INCO ~ Pendapatan Turun, Vale Indonesia Derita Rugi Hingga September 2016.
28-Jul-2016 INCO ~ Pendapatan Turun, Vale Indonesia Catat Rugi Hingga Juni 2016.
28-Apr-2016 INCO ~ Vale Indonesia Raih Penurunan Pendapatan Jadi US$108,71 Juta.
25-Feb-2016 INCO ~ Laba Bersih Vale Indonesia Turun Jadi US$50,50 Juta Di 2015.
22-Oct-2015 INCO ~ Laba Kuartal III Vale Indonesia Masih Positif.
30-Jul-2015 INCO ~ Vale Indonesia Alami Penurunan Laba 38,46% Per Juni 2015.
04-May-2015 INCO ~ Vale Indonesia Raih Laba US$25,06 Juta Di Q1 Meski Pendapatan Turun.
01-Apr-2015 INCO ~ Vale Indonesia Bagi Dividen Interim US$100 Juta.
26-Feb-2015 INCO ~ Beban Turun, Laba Vale Indonesia Naik 345,7% Di 2014.
28-Nov-2014 Reminder Cum Date Dividen BATA, INCO, KPIG - 28 November 2014.
11-Nov-2014 INCO ~ Vale Indonesia Tebar Dividen Interim US$100 Juta.
Wed, 17-Jul-2019 15:22:25
AGRO ~ Bank BRI Agro Akan Tambah Modal Dengan HMETD.
Wed, 17-Jul-2019 08:49:43
SRIL ~ Laba Sri Rejeki Isman Tumbuh 12,3% Hingga Juni 2019.
Wed, 17-Jul-2019 08:40:43
SCBD ~ Ingin Go Private, Bursa Hentikan Perdagangan Danayasa Arthatama Di Seluruh Pasar.
Wed, 17-Jul-2019 08:25:43
IDPR ~ Laba Indonesia Pondasi Raya Turun Hingga Juni 2019.
Wed, 17-Jul-2019 08:09:43
ARNA ~ Laba Arwana Citramulia Naik 46,6% Hingga Juni 2019.
Wed, 17-Jul-2019 07:49:43
BBYB ~ Pendapatan Bunga Bersih & Laba Bank Bhakti Yudha Turun Hingga Juni.
Wed, 17-Jul-2019 06:25:41
Reminder Cum Date Stock Split TMAS - 17 July 2019.
Tue, 16-Jul-2019 14:37:43
GMCW ~ Pendapatan Grahamas Citrawisata Turun Jadi Rp13,35 Miliar Hingga Juni 2019.
Tue, 16-Jul-2019 10:20:43
ASRM ~ Asuransi Ramayana Berniat Bagi Saham Bonus.
Mon, 15-Jul-2019 17:31:37
Perubahan Rancangan Penggabungan Usaha (Merger) PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA) dan PT IBJ Verena Finance (IBJV).
Saham, Investasi, dan Pasar Modal - Saham dan Diskusi Saham, Bursa Saham, IDX, IHSG